---
title: Risiko Kepatuhan
description: "# Risiko Kepatuhan Risiko kepatuhan (compliance risk) muncul ketika organisasi gagal memenuhi persyaratan UU PDP. Pelanggaran dapat terjadi karena kesalahan proses, kelalaian, atau kegagalan menerapkan kebijakan pelindungan data yang memadai. ## Bentuk Risiko Kepatuhan ### 1. Tidak Memiliki Dasar Hukum…"
url: "https://csix.javanovate.org/docs/risiko-kepatuhan/"
updated: "2025-12-12"
category: "UU PDP / Risiko & Sanksi dalam UU PDP"
---

# Risiko Kepatuhan

# Risiko Kepatuhan

Risiko kepatuhan (compliance risk) muncul ketika organisasi gagal memenuhi persyaratan UU PDP. Pelanggaran dapat terjadi karena kesalahan proses, kelalaian, atau kegagalan menerapkan kebijakan pelindungan data yang memadai.

## Bentuk Risiko Kepatuhan

### 1. Tidak Memiliki Dasar Hukum Pemrosesan
 Pemrosesan data tanpa legal basis menyebabkan seluruh aktivitas dianggap ilegal.

### 2. Konsent Tidak Valid
 - tidak eksplisit,
 - tidak spesifik,
 - tidak dapat dibuktikan,
 - tidak mudah ditarik.

### 3. Privacy Notice Tidak Sesuai
 Tidak memberikan informasi lengkap kepada subjek data.

### 4. Tidak Memenuhi Hak Subjek Data
 Contoh: menolak akses, menghambat penghapusan data, atau tidak menanggapi dalam waktu wajar.

### 5. Tidak Menyimpan Catatan Pemrosesan (ROPA)
 Kegagalan dokumentasi adalah pelanggaran akuntabilitas.

### 6. Tidak Melakukan DPIA pada Proses Berisiko Tinggi
 Risiko tinggi → wajib evaluasi awal.

### 7. Transfer Data Internasional Tanpa Legalitas
 Salah satu pelanggaran paling berisiko tinggi.

### 8. Vendor Tidak Dikelola dengan Benar
 Kegagalan due diligence sama dengan pelanggaran pengendali.

Risiko kepatuhan dapat berubah menjadi risiko hukum dan reputasi jika tidak ditangani.
