# Integrasi Privasi ke Software Development Life Cycle (SDLC)
Privasi harus dimasukkan ke dalam setiap tahap pengembangan sistem, bukan hanya dilakukan setelah aplikasi selesai.
## Tahap 1 — Planning
– identifikasi data pribadi yang diproses,
– tentukan dasar hukum pemrosesan,
– lakukan DPIA untuk fitur berisiko tinggi,
– tentukan kontrol keamanan yang dibutuhkan.
## Tahap 2 — Design
– rancang arsitektur data minimal,
– desain enkripsi end-to-end,
– implementasi RBAC,
– tetapkan kebijakan retensi sejak awal.
## Tahap 3 — Development
– terapkan secure coding,
– masking data di lingkungan development,
– jangan gunakan data produksi untuk testing,
– hardening API endpoints.
## Tahap 4 — Testing
– lakukan penetration test,
– lakukan SAST dan DAST,
– pastikan data dummy digunakan,
– lakukan privacy test (akses tidak sah, logging, minimasi data).
## Tahap 5 — Deployment
– aktifkan enkripsi at rest & in transit,
– aktifkan IAM di cloud,
– audit konfigurasi sebelum go-live.
## Tahap 6 — Maintenance
– patching berkala,
– monitoring keamanan,
– audit akses,
– review risiko baru.
Integrasi privasi dalam SDLC memperkuat keamanan sekaligus kepatuhan UU PDP.