# Pivoting Lanjutan
Pivoting lanjutan digunakan untuk memperluas akses ke jaringan internal dari foothold yang sudah diperoleh. Tahap ini lebih kompleks dibanding pivoting dasar karena melibatkan pemetaan jaringan multi-layer, tunneling berantai, forwarding antar host, serta analisis hubungan antar node. Teknik ini memungkinkan pentester mengakses server yang sebelumnya berada di dalam zona aman dan terisolasi.
Melalui pivoting lanjutan, pentester dapat melakukan eksplorasi jaringan, menemukan service tersembunyi, mengakses database internal, dan melanjutkan eksploitasi ke host lain. Teknik seperti SOCKS chaining, SSH multi-hop, agent-based routing, dan VPN injection sering digunakan untuk membangun saluran internal yang stabil dan terukur.
“`bash
ssh -D 1080 user@first-hop
proxychains nmap -sT 10.10.0.0/24
ssh -J user@first-hop user@second-hop
chisel server -p 8000
chisel client target.com:8000 R:9000:localhost:3306
msfconsole -x “use multi/manage/autoroute”
“`