NIST CSF 2.0 adalah kerangka keamanan yang berfokus pada manajemen risiko siber secara strategis. Versi 2.0 memperkenalkan fungsi baru yaitu Govern.
1. Konteks
Kerangka ini digunakan organisasi global untuk meningkatkan ketahanan digital secara terstruktur.
2. Konsep Utama
Fungsi utamanya:
- Govern
- Identify
- Protect
- Detect
- Respond
- Recover
Setiap fungsi memiliki kategori dan subkategori kontrol.
3. Implementasi Organisasi
Langkah umum implementasi:
- Menilai kondisi awal.
- Menentukan target maturity.
- Menyusun gap analysis.
- Melakukan implementasi prioritas.
4. Kaitan dengan UU PDP
CSF membantu menunjukkan bahwa organisasi memiliki appropriate safeguards untuk melindungi data pribadi.
5. Ringkasan
CSF 2.0 adalah pusat dari strategi keamanan modern berbasis risiko.
Overview of NIST Privacy Framework
NIST PF adalah kerangka untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko privasi, bukan hanya keamanan siber.
Konsep Utama
Struktur PF terdiri dari:
- Core (fungsi Identify-P, Govern-P, Control-P, Communicate-P, Protect-P)
- Profiles
- Implementation Tiers
Framework ini selaras dengan prinsip perlindungan data yang global.
Overview of NIST RMF
RMF adalah metodologi siklus hidup risiko yang mencakup: Prepare, Categorize, Select, Implement, Assess, Authorize, Monitor.
Key Definitions and Glossary
Contoh istilah penting:
- Risk — kombinasi likelihood & impact.
- Control — mekanisme untuk mengurangi risiko.
- Impact Level — tingkat dampak terhadap CIA triad.
===============================
📁 1. NIST CSF 2.0 (6 Fungsi Utama)
===============================
Govern Overview
Fungsi Govern fokus pada tata kelola keamanan: kebijakan, peran, akuntabilitas, strategi risiko, oversight.
Identify Overview
Fokus pada pemahaman aset, risiko, konteks bisnis, dan dependencies.
Protect Overview
Mencakup kontrol untuk mencegah atau mengurangi dampak insiden: akses, pelatihan, enkripsi, hardening, dll.
Detect Overview
Bertujuan memastikan organisasi dapat mendeteksi insiden dengan cepat melalui monitoring, logging, threat intel.
Respond Overview
Mengelola respons insiden secara efektif, termasuk komunikasi, mitigasi, eskalasi, dan koordinasi.
Recover Overview
Menekankan pemulihan layanan, pembelajaran pasca-insiden, dan peningkatan berkelanjutan.
================================
📁 2. NIST Privacy Framework
================================
PF Overview
Framework untuk mengelola risiko privasi secara terstruktur, selaras dengan risk management dan governance.
Identify-P
Mengidentifikasi konteks pemrosesan data pribadi, kategori data, sensitivitas, dan aktor yang terlibat.
Govern-P
Memastikan tata kelola privasi: kebijakan, struktur organisasi, akuntabilitas, pelatihan.
Control-P
Kontrol untuk membatasi risiko pemrosesan: minimisasi data, konsen, akses, pembatasan penggunaan.
Communicate-P
Transparansi kepada subjek data: hak akses, persetujuan, notifikasi kebocoran, komunikasi risiko.
Protect-P
Kontrol teknis & administratif untuk menjaga data pribadi tetap aman.
Privacy Risk Assessment Guide
Penjelasan metode untuk menilai risiko privasi: likelihood, impact, harm to individuals.
DPIA Template
Struktur standar untuk Data Protection Impact Assessment sesuai praktik terbaik global.